No announcement available or all announcement expired.

Tata Cara Haji Tamattu

Ibadah haji tamattu terdiri dari umrah dan haji.
1. UMRAH
Pelaksanaan umrah meliputi empat hal : Ihram, Thawaf Qudhum, Sa’i dan Tahallul.

1.1. IHRAM

1.1.1. Persiapan Ihram

1.1.1.1. Mandi.
1.1.1.2. Memakai wangi-wangian.
1.1.1.3. Memakai pakaian ihram.

Tidak ada shalat sunnat dua raka’at sebelum ihram.

1.1.2. Pelaksanaan Ihram

1.1.2.1. Membaca Ihlal Ihram LABBAIKALLAAHUMMA ‘UMRATAN atau LABBAIKA ‘UMRATAN.
1.1.2.2. Dilanjutkan dengan talbiyyah LABBAIKALLAAHUMMA LABBAIK, LABBAIKA LAA SYARIEKA LAKA LABBAIK, INNAL-HAMDA WANNI’MATA LAKA WAL-MULK LAA SYARIEKA LAK hingga kita berada diantara Hajar Aswad dan Lampu Hijau, di saat akan melakukan Thawaf Qudhum.

1.2. THAWAF QUDHUM

1.2.1. Persiapan Thawaf

1.2.1.1. Pakaian Ihram dirapihkan.
1.2.1.2. Baca terus talbiyyah hingga kita berada diantara Hajar Aswad dan Lampu Hijau, di saat akan melakukan Thawaf Qudhum.
1.2.1.3. Masuk Masjidil-Haram dari Baabus-Salaam atau Baabus-Syaibah sambil berdo’a ALLAAHUMMAFTAH LIE ABWAABA RAHMATIKA.
1.2.1.4. Membaca do’a yang diajarkan Nabi saw. di saat melihat Ka’bah ALLAAHUMMA ANTASSALAAM WA MINKASSALAAM FAHAYYINAA RABBANAA BISSALAAM atau ALLAAHUMMA ZID HAADZAL-BAITA TASYRIEFAN WA TA’DHIEMAN WA TAKRIEMAN WA MAHAABATAN, WA ZID MAN SYARRAFAHUU WA KARRAMAHUU MIMMAN HAJJAHUU AWI’TAMARAHUU TASYRIEFAN WA TA’DHIEMAN WA TAKRIEMAN WA BIRRAN.

1.2.2. Pelaksanaan Thawaf

1.2.2.1. Mulai thawaf di tempat antara Hajar Aswad dan Lampu Hijau.
1.2.2.2. Kita menghadap Baitullah (Ka’bah), tangan kanan diangkat dengan telapak tangan menghadap Ka’bah sambil membaca BISMILLAAHI WALLAAHU AKBAR.
1.2.2.3. Kemudian hadap kanan, mulailah berlari-lari kecil (raml) bagi laki-laki, bagi perempuan berjalan biasa. Thawaf ini dilakukan disebelah kanan Ka’bah.
1.2.2.4. Ketika sampai di Ruknul Yamani, kita mengusapnya dengan tangan kanan (istilaam), jika memungkinkan.
1.2.2.5. Jika tidak memungkinkan, terus saja berjalan hingga Ruknul-Aswadi sambil berdo’a RABBANAA AATINAA FIEDDUNYAA HASANATAN WA FIEL-AAKHIRATI HASANATAN WAQINAA ‘ADZAABANNAAR.

Sampai di sini dihitung satu putaran. Ulangi hingga tiga putaran dengan cara yang sama.

1.2.2.6. Dari putaran ke empat hingga selesai pada putaran ke tujuh, thawaf dilakukan tanpa berlari-lari kecil (raml), tapi berjalan seperti biasa.

Selesai thawaf, kita menuju Maqam Ibrahiem dan mencari tempat disekitarnya sambil membaca WATTAKHIDZUU MIMMAQAAMI IBRAAHIEMA MUSHALLAA, kemudian shalat dua raka’at. Pada raka’at pertama dan ke dua setelah selesai membaca al-Faatihah masing-masing dilanjutkan dengan surat al-Kaafiruun dan al-Ikhlash.

Setelah shalat, jika memungkinkan, kita kembali ke Hajar Aswad lalu beristilam sambil membaca BISMILLAAHI WALLAAHU AKBAR. Jika tidak memungkinkan, langsung saja pergi menuju bukit shafa. Tapi sebelumnya, sambil beristirahat, kita minum Air Zam-Zam. Dan ketika mendaki Bukit Shafa, kita membaca INNASHSHAFAA WALMARWATA MIN SYA’AAIRILLAAH.

1.3. S A ’ I

1.3.1. Di Bukit Shafa kita berdiri menghadap Ka’bah, tangan diangkat hingga ketiak kelihatan.
1.3.2. Kemudian membaca ALLAAHU AKBAR 3X, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHUU LAA SYARIEKA LAH, LAHUL-MULKU WA LAHUL-HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIER. LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAH, ANJAZA WA’DAH WA NASHARA ‘ABDAH WA HAZAMAL-AHZAABA WAHDAH diulang hingga tiga kali. Setiap selesai bacaan tsb., dilanjutkan dengan do’a sekehendak kita masing-masing.
1.3.3. Berjalan menuju Bukit Marwah hingga Lampu Hijau.
1.3.4. Dari Lampu Hijau hingga Lampu Hijau yang berikutnya, bagi laki-laki berlari-lari kecil dan bagi perempuan berjalan biasa.
1.3.5. Dari sana berjalan biasa sampai ke Bukit Marwah.

Dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dihitung satu kali, begitu juga dari Bukit Marwah ke Bukit Shafa.

1.3.6. Di Bukit Marwah kita berdiri menghadap Ka’bah, tangan diangkat hingga ketiak kelihatan.
1.3.7. Kemudian membaca ALLAAHU AKBAR 3X, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHUU LAA SYARIEKA LAH, LAHUL-MULKU WA LAHUL-HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QADIER. LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAH, ANJAZA WA’DAH WA NASHARA ‘ABDAH WA HAZAMAL-AHZAABA WAHDAH diulang hingga tiga kali. Setiap selesai bacaan tsb., dilanjutkan dengan do’a sekehendak kita masing-masing.
1.3.8. Berjalan menuju Bukit Shafa hingga Lampu Hijau.
1.3.9. Dari Lampu Hijau hingga Lampu Hijau yang berikutnya, bagi laki-laki berlari-lari kecil dan bagi perempuan berjalan biasa.
1.3.10. Dari sana berjalan biasa sampai ke Bukit Shafa.

Sa’i selesai di Bukit Marwah, kemudian kita keluar melalui pintu gerbang untuk melakukan tahallul.

1.4. TAHALLUL

Tahallul di sini dengan cara taqshier, yaitu dengan menggunting beberapa helai rambut. Dan dengan diakhiri tahallul ini, selesailah sudah ibadah umrah kita. Rabbanaa taqabbal minnaa innaKA AntasSamie’ul-‘Aliem. Aamien !

Kemudian kita boleh memakai pakaian biasa sehari-hari dan bebas dari segala larangan pada waktu berihram.

Setelah selesai melaksanakan umrah, kita menunggu tanggal 08 Dzulhijjah (Hari Tarwiyyah) untuk melaksanakan Ibadah Haji hingga tanggal 13 Dzulhijjah. Sambil menunggu Hari Tarwiyyah, kita terus tingkatkan ibadah kita. MUDAH-MUDAHAN KITA DAPAT MENCAPAI IBADAH HAJI YANG MABRUR.

Hajjan mabruuran wa dzanban maghfuuran. Aamien !!!

(Bersambung)